Langsung ke konten utama

Tugas 12 Rekayasa Lalu Lintas

MENGHITUNG VOLUME KENDARAAN
Dikenal beberapa istilah mengenai volume kendaraan :
  • PHV : Peak Hour Volume yaitu volume jam puncak yang tersusun dari volume 15 menitan tersibuk berurutan selama 1 jam.
  • PHF : Peak Hour Factor yaitu faktor jam puncak yang diperoleh dari ,PHV dibagi dg 4x volume maks pada volume 15 menitan di PHV
  • LHR : Lalu lintas harian rata-rata selama 24 jam
  • AADT : Annual average daily traffic yaitu LHR yang pengukurannya minimal 365 hari( 1 tahun)
  • ADT : Average daily traffic . Yaitu LHR yang pengukurannya kurang dari satu tahun

Metode pengumpulan data (yang sering dilakukan ):
  • Pengamatan  dilakukan dengan interval waktu 15 menit
  • Pengamatan dilakukan 2 arah
  • jenis kendaraan dikelompokan semakin rinci (LV=light vehicle, HV=heavy vehicle, MC=motorcycle, UM=unmotorizhed)
  • Lama pengamatan : 2 jam (minimal), 16 jam, 24 jam, 48 jam.
contoh :
WaktuVolume ( kendaraan )
06.00-06.15400
06.15-06.30450
06.30-06.45550
06.45-07.00600
07.00-07.15625
07.15-07.30525
07.30-07.45475
07.45-08.00575
Ditanyakan : PHV, PHF, LHR(jika PHV=10% LHR) ???
Jawab:
-PHV = Σ V =550+600+625+525 = 2300 kendaraan/jam
-PHF = PHV/(4 x Vmaks) = 2300/(4 x 625) =2300/2500 =0.92
-LHR = 2300/10% =23000 kendaraan/hari
KAPASITAS RUANG JALAN
Kapasitas ruang kalan dibedakan menurut lokasinya yaitu:
  1. Simpang bersinyal
  2. Simpang tak bersinyal
  3. Jalinan
  4. Jalan perkotaan
  5. Jalan Luar kota
  6. Jalan bebas hambatan
Diantara 6 lokasi diatas, yang paling mudah analisis mungkin yang jalan perkotaan(menurutku), karena cuma butuh minimal 2 orang saja untuk survey. Jadi Saya akan sedikit membahas Kapasitas ruas jalan perkotaan.
KAPASITAS RUAS JALAN PERKOTAAN
Rumus :

C = Cο x FCw x FCsp x FCsf x FCcs

dengan,
C = kapasitas jalan sesungguhnya (smp*/jam)
C0 = kapasitas dasar/ideal berdasarkan kondisi geometri, polaarus lalu-lintas, dan faktor lingkungan (smp/jam)
FCw =Faktor penyesuaian lebar jalur
FCsp =Faktor penyesuaian untuk kapasitas dasarakibat pemisahan arah lalu-lintas (hanya jalan duaarah tak terbagi).
FCsf = Faktor penyesuaian hambatan samping
FCcs = Faktor penyesuaian akibat ukuran kota
(untuk faktor2 bisa dilihat di tabel buku MKJI 1997)
*smp (satuan mobil penumpang)adalah satuan untuk arus lalulintas dimana berbagai arus lalulintas(kendaraan) dikonversi kedalam arus kendaraan ringan termasuk mobil penumpang dan sasis sejenis dengan menggunakan *emp.
*emp (ekivalensi mobil penumpang) yaitu sebagai pembanding konversi kebentuk emp, dengan acuan mobil penumpang bernila 1 smp

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 4 Rekayasa Lalu Lintas

KARAKTERISTIK LALU LINTAS Arus lalu lintas dibentuk oleh pengendara dan kendaraan sehingga terjalin suatu interaksi keduanya serta interksi antara kedua komponen tersebut terhadap jalan dan lingkungan . Kendaraan yang memasuki suatu arus lalu lintas tidak mungkin berjalan secara seragam karena ketidaksamaan pengemudi dalam hal ketrampilan mengemudi dan pengambilan keputusan. Bahkan dapat dikatakan bahwa tidak ada keadaan dua lalu lintas yang serupa sekalipun dalam kondisi yang setara, jalan dan kendaraan, yang hal itu diakibatkan oleh perilaku dan kebiasaan pengemudi yang sangat bervariasi. Perilaku arus lalu lintas sangat berlainan dengan perilaku suatu aliran suatu fluida  yang melalui suatu saluran terbuka atau pipa tertutup, yang perilakunya bisa diprediksi yakni mengikuti hukum hidraulis dan aliran fluida. Karakteristik aliran lalu lintas yang melewati suatu jalan merupakan variasi dari lokasi dan waktu. Suatu tantangan bagi seorang  Traffic Engineer  ke...

Tugas1 Rekayasa Lalu Lintas

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1.    Latar Belakang Jalan raya merupakan sarana atau tempat untuk dilalui kendaraan baik itu kendaraan bermotor ataupun sejenisnya yang melalui suatu jalan tersebut sehingga jalan raya merupakan sarana yang sangat penting yang berpengaruh dalam segala aspek kehidupan. Dari segi manapun jalan raya merupakan penggerak suatu ekonomi dan kemajuan dari suatu Negara.  Ada tiga komponen terjadinya lalu lintas yaitu  manusia  sebagai pengguna,  kendaraan  dan  jalan  yang saling berinteraksi dalam pergerakan kendaraan yang memenuhi persyaratan kelaikan dikemudikan oleh pengemudi mengikuti aturan lalu lintas yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundangan yang menyangkut lalu lintas dan angkutan jalan melalui jalan yang memenuhi persyaratan geometrik. Seringkalinya kita melihat permasalahan lalulintas yang ada disekitar kita mungkin jalan banyak yang berlubang, arus kendaraan yang terlalu banyak sehingga terjadi ...